Analisis Real

· Universitas Brawijaya Press
3 āļĢāļĩāļ§āļīāļ§
eBook
244
āļŦāļ™āđ‰āļē

āđ€āļāļĩāđˆāļĒāļ§āļāļąāļš eBook āđ€āļĨāđˆāļĄāļ™āļĩāđ‰

Kreasi penyajian materi dalam buku ini, lebih banyak memuat catatan-catatan perkuliahan (lecture notes) yang sering terjadi dalam pembicaraan (discuss) di dalam kelas. Oleh karena itu penyajian dan pembahasan setiap materi mengutamakan penjelasan-penjelasan yang lebih operasional, dimana selama ini penjelasan yang sangat minim menjadi suatu permasalahan tersendiri bagi mahasiswa bila mempelajari suatu materi. Buku ini memberikan solusi permasalahan tersebut. Kesulitan dalam memahami suatu materi selama mengikuti kuliah Analisis Real, buku ini sangat membantu untuk menangani masalah tersebut melalui penjelasan-penjelasan dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti dan memberikan contoh-contoh nyata yang dapat dinalar. Dengan demikian diharapkan buku ini dapat membantu meningkatkan kemampuan Mahasiswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar yang lebih kondusif dan menarik.

Di samping memuat materi standar S1 atau materi sejenis yang terdapat di dalam buku lainnya, buku ini juga memuat materi hasil pengalaman penulis dalam mengikuti Workshop, seminar atau kegiatan ilmiah lainnya. Pengayaan ini bertujuan untuk memberikan informasi perkembangan Matematika, khususnya bidang Analisis yang terbarukan. Karena itu, dengan membaca buku ini, pembaca secara tidak langsung akan diajak untuk melihat perkembangan matematika yang up to date. Untuk memudahkan pembaca sesuai tingkat pemahaman, maka dibuatkan urutan susunan dari yang paling dasar, menengah sampai dengan tingkat kesulitan yang paling tinggi. Tentunya semua ini dilatarbelakangi oleh asumsi, bahwa pembaca sudah memiliki pengetahuan matematika yang cukup memadai, karena memang materi ini diberikan pada semester lima atau tahun ketiga bagi mahasiswa S1 jurusan Matematika atau juga untuk tahun pertama bagi mahasiswa S2 matematika (graduate).

Kreasi penyajian materi dalam buku ini, lebih banyak memuat catatan-catatan perkuliahan (lecture notes) yang sering terjadi dalam pembicaraan (discuss) di dalam kelas. Oleh karena itu penyajian dan pembahasan setiap materi mengutamakan penjelasan-penjelasan yang lebih operasional, dimana selama i...

āļŠāļģāļĢāļ§āļˆāļŦāļ™āļąāļ‡āļŠāļ·āļ­āđ€āļĨāđˆāļĄāļ­āļ·āđˆāļ™āđ†

āļāļēāļĢāđƒāļŦāđ‰āļ„āļ°āđāļ™āļ™āđāļĨāļ°āļĢāļĩāļ§āļīāļ§

3 āļĢāļĩāļ§āļīāļ§

āđ€āļāļĩāđˆāļĒāļ§āļāļąāļšāļœāļđāđ‰āđāļ•āđˆāļ‡

Penulis lahir di Pekalongan (Jawa Tengah) pada tanggal 31 Oktober 1959 dengan Nama Mohamad Muslikh. Kota Pekalongan terletak di pesisir pantai utara pulau Jawa, tepatnya ada diantara kota Semarang (Ibu Kota Propinsi Jawa Tengah) dan Kota Tegal. Mayoritas penduduk kota Pekalongan adalah para saudagar batik, baik sebagai pengrajin maupun pedagang batik, sehingga Pekolangan dikenal sebagai salah satu Kota Batik terbesar di Indonesia. Penulis memperoleh gelar Sarjana Matematika pada tahun 1987 dari Universitas Padjadjaran Bandung dan Magister Matematika dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 1996.

Sejak tahun 1990 sampai dengan sekarang penulis bekerja di Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang sebagai dosen di jurusan Matematika pada Fakultas tersebut. Selama bekerja di Jurusan Matematika, penulis pernah menjabat sebagai Ketua Laboratorium Matematika (1997-1998), Ketua Program Studi Matematika (1999-2002), Sekretaris Jurusan Matematika (2002-2006), Ketua Program Diploma III Manajemen informasi dan Teknik Komputer (2007-2011) dan Ketua Bidang Keahlian Manajemen Informatika pada pendidikan Tinggi Vokasi UB (2009- sekarang). Di samping itu penulis juga aktif di Himpunan Matematikawan Indonesia (HMI) yang sejak tahun 2006 berubah nama menjadi Indonesian Mathematician Society (IndoMS).

Penulis lahir di Pekalongan (Jawa Tengah) pada tanggal 31 Oktober 1959 dengan Nama Mohamad Muslikh. Kota Pekalongan terletak di pesisir pantai utara pulau Jawa, tepatnya ada diantara kota Semarang (Ibu Kota Propinsi Jawa Tengah) dan Kota Tegal. Mayoritas penduduk kota Pekalongan adalah para sauda...

āđƒāļŦāđ‰āļ„āļ°āđāļ™āļ™ eBook āļ™āļĩāđ‰

āđāļŠāļ”āļ‡āļ„āļ§āļēāļĄāđ€āļŦāđ‡āļ™āļ‚āļ­āļ‡āļ„āļļāļ“āđƒāļŦāđ‰āđ€āļĢāļēāļĢāļąāļšāļĢāļđāđ‰

āļ‚āđ‰āļ­āļĄāļđāļĨāđƒāļ™āļāļēāļĢāļ­āđˆāļēāļ™

āļŠāļĄāļēāļĢāđŒāļ—āđ‚āļŸāļ™āđāļĨāļ°āđāļ—āđ‡āļšāđ€āļĨāđ‡āļ•
āļ•āļīāļ”āļ•āļąāđ‰āļ‡āđāļ­āļ› Google Play Books āļŠāļģāļŦāļĢāļąāļš Android āđāļĨāļ° iPad/iPhone āđāļ­āļ›āļˆāļ°āļ‹āļīāļ‡āļ„āđŒāđ‚āļ”āļĒāļ­āļąāļ•āđ‚āļ™āļĄāļąāļ•āļīāļāļąāļšāļšāļąāļāļŠāļĩāļ‚āļ­āļ‡āļ„āļļāļ“ āđāļĨāļ°āļŠāđˆāļ§āļĒāđƒāļŦāđ‰āļ„āļļāļ“āļ­āđˆāļēāļ™āđāļšāļšāļ­āļ­āļ™āđ„āļĨāļ™āđŒāļŦāļĢāļ·āļ­āļ­āļ­āļŸāđ„āļĨāļ™āđŒāđ„āļ”āđ‰āļ—āļļāļāļ—āļĩāđˆ
āđāļĨāđ‡āļ›āļ—āđ‡āļ­āļ›āđāļĨāļ°āļ„āļ­āļĄāļžāļīāļ§āđ€āļ•āļ­āļĢāđŒ
āļ„āļļāļ“āļŸāļąāļ‡āļŦāļ™āļąāļ‡āļŠāļ·āļ­āđ€āļŠāļĩāļĒāļ‡āļ—āļĩāđˆāļ‹āļ·āđ‰āļ­āļˆāļēāļ Google Play āđ‚āļ”āļĒāđƒāļŠāđ‰āđ€āļ§āđ‡āļšāđ€āļšāļĢāļēāļ§āđŒāđ€āļ‹āļ­āļĢāđŒāđƒāļ™āļ„āļ­āļĄāļžāļīāļ§āđ€āļ•āļ­āļĢāđŒāđ„āļ”āđ‰
eReader āđāļĨāļ°āļ­āļļāļ›āļāļĢāļ“āđŒāļ­āļ·āđˆāļ™āđ†
āļŦāļēāļāļ•āđ‰āļ­āļ‡āļāļēāļĢāļ­āđˆāļēāļ™āļšāļ™āļ­āļļāļ›āļāļĢāļ“āđŒ e-ink āđ€āļŠāđˆāļ™ Kobo eReader āļ„āļļāļ“āļˆāļ°āļ•āđ‰āļ­āļ‡āļ”āļēāļ§āļ™āđŒāđ‚āļŦāļĨāļ”āđāļĨāļ°āđ‚āļ­āļ™āđ„āļŸāļĨāđŒāđ„āļ›āļĒāļąāļ‡āļ­āļļāļ›āļāļĢāļ“āđŒāļ‚āļ­āļ‡āļ„āļļāļ“ āđ‚āļ›āļĢāļ”āļ—āļģāļ•āļēāļĄāļ§āļīāļ˜āļĩāļāļēāļĢāļ­āļĒāđˆāļēāļ‡āļĨāļ°āđ€āļ­āļĩāļĒāļ”āđƒāļ™āļĻāļđāļ™āļĒāđŒāļŠāđˆāļ§āļĒāđ€āļŦāļĨāļ·āļ­āđ€āļžāļ·āđˆāļ­āđ‚āļ­āļ™āđ„āļŸāļĨāđŒāđ„āļ›āļĒāļąāļ‡ eReader āļ—āļĩāđˆāļĢāļ­āļ‡āļĢāļąāļš

āļĢāļēāļĒāļāļēāļĢāļ­āļ·āđˆāļ™āđ† āļ—āļĩāđˆāđ€āļ‚āļĩāļĒāļ™āđ‚āļ”āļĒ Mohamad Muslikh

eBook āļ—āļĩāđˆāļ„āļĨāđ‰āļēāļĒāļāļąāļ™