“Kalau gitu lo harus dihukum,” sahut Leo. Abi mengangguk. “mau gue aja nggak, yang kasih hukumannya, Bi?”
Abi melirik, seperti terkoneksi, dia bisa mengetahui apa yang Leo rencanakan. Seketika dia tertawa terbahak-bahak. “Jahat lo, Leo.”
Leo terkekeh senang.
“Apa hukumannya?” tantang Raja berani. Apa saja, asalkan jangan ide gila Abi barusan.
“Telepon Luna, terus minta balikan.” Tanpa ragu, Leo mengucapkan kalimat itu dan membuat semua orang di sana, kecuali Abi, terkesiap tak percaya.
“Sayang!” tegur Rere.
“Cuma permainan, Re…” gumam Leo.
Sementara itu, Raja dan Nadine mulai terlihat gelisah. Baik Abi mau pun Leo, tak ada yang waras saat memberi tantangan atau hukuman. Keduanya sama-sama membuat Raja dan Nadine kebingungan.
“Lo masih punya nomer Luna nggak?” Leo senang sekali melihat wajah Raja gugup bukan main.
Abi menyahut. “Atau mau gue kasih, nih?” mempermainkan Raja memang kegemaran Abi dan Leo ketika mereka sedang bosan.