Semula, Adler bersama Sigmund Freud bekerja dalam psikoanalisis. Namun, mereka kemudian berpisah jalan karena perbedaan filosofis dan metodologis. Setelah berpisah dari Freud, Adler memperkenalkan konsep perasaan inferioritas, kompensasi, dan keinginan untuk mencapai keunggulan atau superioritas sebagai pendorong utama perilaku dan kesehatan mental manusia, sebuah pandangan yang sangat berbeda dari teori psikoanalisis Freud yang lebih fokus pada konflik internal. Harapan psikologi individual dalam mempersiapkan anak-anak sebagai generasi masa depan, kata Adler, ialah berpusat pada sekolah dan guru sebagai daya pengubah, meskipun kedudukan orang tua, kerabat, dan teman bagi anak-anak juga tak kalah pentingnya.
“Buku ini, seperti yang telah kami sebutkan dalam beberapa kesempatan, ditujukan kepada orang tua dan guru, yang keduanya dapat meraih manfaat sama dari wawasan psikologis baru mengenai kehidupan mental anak.”
Alfred Adler