Melalui penyusunan ulang ini, kami berupaya menghadirkan pokok-pokok pembahasan Ushul Fiqh dalam format yang sistematis, ringkas, namun tetap memelihara kedalaman akademik yang menjadi karakter ilmu tersebut. Harapannya, buku ini dapat menjadi rujukan awal bagi para santri, mahasiswa, maupun siapa pun yang ingin menapaki kajian Ushul Fiqh secara lebih serius.
Semoga catatan sederhana ini memberi manfaat yang lebih luas, melampaui ruang dan waktu saat pertama kali ia dituliskan di pesantren.
Ahmad Fathullah lahir di Surabaya tahun 1994. Menempuh pendidikan di TK ABA 41, SD Muhammadiyah 19, kemudian melanjutkan ke Pesantren Persis Bangil untuk SMP dan SMA. Ia menamatkan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada bidang Pendidikan Agama Islam.
Buku Ushul Fiqh ini berangkat dari catatan yang disusun saat mendalami disiplin ilmu syar‘i di Pesantren PERSIS Bangil. Apa yang dahulu berupa rangkaian pelajaran di kelas, diskusi, serta catatan pribadi, kini dihimpun kembali menjadi sebuah karya yang lebih tertata dan mudah diakses.
Melalui penyusunan ulang ini, penulis berupaya menghadirkan pokok-pokok pembahasan Ushul Fiqh dalam format yang sistematis dan ringkas, namun tetap menjaga kedalaman akademik yang menjadi karakter khas ilmu tersebut. Diharapkan, buku ini dapat menjadi rujukan awal bagi para santri, mahasiswa, maupun siapa saja yang ingin menapaki kajian Ushul Fiqh secara lebih serius dan terarah.
Semoga catatan sederhana ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, melampaui ruang dan waktu saat pertama kali ia dituliskan di pesantren, serta menjadi bagian kecil dari upaya menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam.
Ahmad Fathullah lahir di Surabaya tahun 1994. Menempuh pendidikan di TK ABA 41, SD Muhammadiyah 19, kemudian melanjutkan ke Pesantren Persis Bangil untuk SMP dan SMA. Ia menamatkan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada bidang Pendidikan Agama Islam.